Diposting tanggal: 28 November 2010

BAB II
TUJUAN
A. Tujuan Sekolah
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dirumuskan mengacu pada tujuan umum berikut ini. Dalam perjalanannya sebagai lembaga pemerintah yang bergerak dalam bidang pendidikan, tentunya segala aspek mulai dari visi sampai dengan proses belajar mengajar sehari-hari selalu mengacu pada tujuan pendidikan dasar dan menengah yang ditetapkan pemerintah yaitu meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
B. Visi Sekolah
Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi sekolah. Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Misalnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, arus globalisasi dan informasi, serta perubahan kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan sehingga memacu sekolah untuk merespons tantangan dan peluang yang ada baik sekarang maupun yang akan datang. Oleh karena itu, kami merumuskan visi sekolah SMP Negeri 2 Jetis, yaitu CIBER-KIT BERNYALI : “ Cerdas, Inovatif, Berkualitas, Beriman dan Bertaqwa, Bernuansa dan Berbudaya Lingkungan “. Kami memilih visi ini dengan berorientasi pada tujuan jangka panjang, menengah, dan pendek. Visi sekolah SMP Negeri 2 Jetis tersebut menjadi pedoman bagi setiap sivitas akademika SMP Negeri 2 Jetis untuk mewujudkannya dalam mencapai tujuan sekolah. Visi SMP Negeri 2 Jetis tersebut mencerminkan profil dan cita-cita SMP Negeri 2 Jetis, antara lain :
1. berorientasi pada keunggulan dengan memperhatikan potensi kekinian ;
2. sesuai dengan norma dan harapan masyarakat ;
3. bersifat mengikat bagi setiap sivitas akademika SMP Negeri 2 Jetis ;
4. sebagai panduan bagi pelaksanaan misi sekolah SMP Negeri 2 Jetis.
C. Misi Sekolah
Untuk mewujudkan visi sekolah SMP Negeri 2 Jetis tersebut, diperlukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Misi sekolah SMP Negeri 2 Jetis yang disusun berdasarkan visi di atas, antara lain sebagai berikut.
1. Mewujudkan peningkatan Nilai Kelulusan (Gain Score Achievement) yang maksimal.
2. Mewujudkan kurikulum yang adaptif, proaktif, terkini, serta aplikatif dan integratif dengan perilaku positif terhadap lingkungan hidup.
3. Mewujudkan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sesuai bakat.
4. Mewujudkan peningkatan kualitas akademik tenaga pendidik dan kualitas ketrampilan tenaga kependidikan yang berwawaskan dan peduli lingkungan hidup.
5. Mewujudkan pengembangan metode dan strategi pembelajaran berbasis ICT.
6. Mewujudkan pengembangan teknik dan proses penilaian.
7. Mewujudkan pengembangan fasilitas pendidikan yang efektif, efisien, relevan, mutakhir, dan ramah lingkungan.
8. Mewujudkan penggalangan biaya pendidikan yang memadai dan meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain di luar sekolah.
9. Mewujudkan media pembelajaran yang interaktif dan ramah lingkungan.
10. Mewujudkan pengembangan manajemen sekolah.
11. Mewujudkan pengembangan otonomi sekolah (kemandirian, partisipasi, dan kerjasama stakeholder).
12. Mewujudkan pengembangan kepribadian insan sekolah yang mantap jasmani maupun rohani.
13. Mewujudkan kepedulian, perilaku dan budaya warga sekolah dan masyarakat sekitar yang tanggap terhadap kelestarian lingkungan hidup.
D. Tujuan Sekolah
Berdasarkan visi dan misi sekolah, maka tujuan yang hendak dicapai sekolah SMP Negeri 2 Jetis, antara lain sebagai berikut.
1. Sekolah mengembangkan silabus dan RPP kelas VII, VIII, dan IX untuk semua mata pelajaran tiap tahun dan berbasis lingkungan.
2. Sekolah (Guru) telah mengembangkan model pembelajaran.
3. Sekolah memiliki prasarana sarana yang lengkap dan representatif serta ramah lingkungan untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan.
4. Sekolah memiliki pola dan sistem pengelolaan manajemen yang mutakhir dan profesional.
5. Sekolah memiliki standar pembiayaan dan pengembangan MBS.
6. Sekolah memiliki perangkat model penilaian pembelajaran.
7. Sekolah memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang berkompeten dan profesional.
8. Sekolah memiliki lulusan yang benar-benar berkompeten dan berwawasan, serta peduli lingkungan.
9. Sekolah memiliki SDM tenaga pendidikan dan kependidikan yang berwawasan dan peduli lingkungan.
10. Sekolah memiliki budaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
E. Analisis Konteks
1. Analisis Lingkungan Operasional
a. Analisis Perkembangan Ekonomi
SMP Negeri 2 Jetis merupakan sekolah yang relative baru, karena baru berdiri tahun 1991. Meskipun usianya relative muda, perkembangan SMP Negeri 2 Jetis cukup pesat, baik dari segi pembangunan fisik maupun dari segi mutu pendidikannya. Wilayah kecamatan Jetis merupakan wilayah industri karena banyak pabrik dibangun di wilayah ini. Sedangkan di sekitar sekolah khususnya desa Canggu telah berdiri beberapa perumahan dan pertokoan. Melihat kondisi lingkungan SMP Negeri 2 Jetis tersebut di atas, maka dapat digambarkan, bahwa kondisi ekonomi masyarakat sekitar sekolah pada empat tahun ke depan akan relative mapan, karena kegiatan dan aktivitas perekonomian di wilayah ini akan semakin ramai, sehingga transaksi/perputaran uang di wilayah ini pun akan semakin ramai pula. Di sisi lain, dengan semakin maraknya industri-industri, ini dapat dijadikan sebagai peluang bagi SMP ini untuk menjalin kerjasama dalam berbagai hal terutama dalam hal pembiayaan ataupun kerjasama simbiosis mutualisme. Sebagian besar masyarakat sekitar yang juga merupakan orang tua siswa SMP ini adalah sebagai pekerja/karyawan pabrik, kemudian sebagai wiraswastawan, pegawai negeri sipil (termasuk TNI), dan petani tebu (karena dekat dengan pabrik gula).
b. Analisis Perkembangan Sosial
Empat tahun mendatang, jumlah penduduk wilayah ini mengalami pertumbuhan yang cukup besar, karena semakin meningkatnya kesadaran hidup sehat (jumlah dokter praktek umum semakin banyak), sehingga resiko kematian semakin kecil. Juga ditambah dengan penduduk pendatang di perumahan-perumahan yang ada (ada 3 perumahan). Hal ini merupakan konsekuensi daerah industri sehingga dapat menambah padatnya aktifitas penduduk. Pertokoan yang berdiri persis di sebelah timur sekolah mulai menyediakan bahan kebutuhan pokok, dealer-dealer sepeda motor, minimarket, sampai dengan barang-barang elektronik sehingga menjadikan teknologi juga berkembang dengan pesat di wilayah sekitar sekolah. Warnet-warnet pun juga sudah semakin banyak sehingga masyarakat sudah tidak lagi merasa asing dengan hal-hal yang berbau internet. Nilai-nilai kegotong-royongan masyarakat masih berjalan dengan baik, karena sistem pemerintahan desa masih terasa aroma pedesaannya. Strata pendidikan orang tua rata-rata lulusan SMA. Mayoritas penduduk beragama Islam dan ada 3 pondok pesantren.
c. Analisis Perkembangan Budaya
Perkembangan budaya di masyarakat sekitar akan mengalami kemajuan karena masyarakat masih mencintai kebudayaan mereka. Ini terlihat dengan minat masyarakat setempat pada kesenian ludruk. Di wilayah ini terdapat kelompok seniman ludruk “Karya Budaya” dan “Supali CS” yang sudah dikenal di seantero Jawa Timur, karena selain di panggung “live” juga telah beredar dalam bentuk CD yang telah beredar luas di masyarakat Jawa Timur.
d. Analisis Perkembangan Demografis
Daerah industri yang ada di sekitar sekolah menjadikan jumlah penduduk di sekitar sekolah sangat padat dengan diikuti aktifitas penduduk yang padat pula. Di sekitar sekolah selain penduduk asli, warganya juga banyak pendatang terutama menempati tiga perumahan besar yaitu Canggu Permai, Puri Mojobaru, dan Jetis Permai. Sehingga empat tahun ke depan jumlah penduduk akan bertambah padat. Karena itulah animo masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya ke SMP Negeri 2 Jetis ini sangat besar. Hal ini nampak dengan adanya peningkatan jumlah pendaftar siswa baru di SMP Negeri 2 Jetis dari tahun ke tahun (lihat tabel).
e. Analisis Perkembangan Geografis
Letak SMP Negeri 2 Jetis terletak di wilayah desa Canggu kecamatan Jetis kabupaten Mojokerto provinsi Jawa Timur. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Gresik di sebelah Utara, Kabupaten Sidoarjo di sebelah Timur, dan Kota Mojokerto di sebelah Selatan. Jarak ke Kota Mojokerto yang relative dekat ± 5 km dan ke ibukota Provinsi yakni Surabaya ± 50 km menjadikan SMP Negeri 2 Jetis letaknya sangat strategis. Terletak di jalur sibuk /jalur industri (Mojokerto - Surabaya jalur utara), menjadikan wilayah ini nantinya semakin mudah diakses. Ditambah lagi empat tahun ke depan akan dibangun jalan lingkar (tol) Surabaya – Mojokerto - Gresik. Meskipun demikian, keamanan sekitar sekolah relatif terjaga karena desa Canggu merupakan desa percontohan Kabupaten Mojokerto bahkan tingkat provinsi. Sehingga penataan system pemerintahan desa sangat baik. Seringnya kunjungan pejabat ditingkat daerah hingga pusat mendorong penataan desa Canggu dan sekitarnya relatif nyaman dan aman. Kondisi wilayah yang demikian itu diikuti dengan peran serta pemerintahan desa dan kecamatan yang sangat aktif terhadap perkembangan sekolah. Komite sekolah yang anggota-anggotanya sebagian besar penduduk sekitar sekolah merupakan poin tersendiri yaitu dapat menjadi mediator yang efektif dan efisien antara sekolah dengan masyarakat sekitar, maupun sekolah dengan perangkat pemerintahan baik di tingkat desa, kecamatan, maupun daerah.
f. Analisis Perkembangan IPTEK
Empat tahun ke depan, masyarakat cenderung mengikuti perkembangan teknologi. Kecenderungan ini salah satunya ditandai dengan sudah banyaknya siswa yang memiliki HP berkamera dan membawa notebook ke sekolah. Di samping area sekolah sudah memiliki fasilitas Wi-Fi, di sekitar sekolah pun banyak berdiri rental computer dan warnet-warnet.
2. Analisis Kondisi Sekolah Saat Ini
Dalam perkembangannya, SMP ini perlu mengidentifikasi dan menganalisis kondisinya saat ini agar ke depan dapat merealisasikan visinya dengan sempurna meskipun setahap demi setahap.
a. Analisis Mutu Pendidikan dan Daya Saing
Prosentase kelulusan yang selalu 100% kecuali tahun pelajaran 2005/2006 (lulus 99,43% atau tidak lulus 1 dari 175 siswa) merupakan salah satu modal bagi SMP ini untuk ikut bersaing dalam memajukan anak bangsa. Disamping itu, rata-rata nem yang meningkat melampaui target untuk tahun 2006/2007. Yaitu yang semula pada tahun 2005/2006 mencapai 8,13 ditargetkan naik pada 2006/2007 menjadi 8,17, ternyata naik menjadi 8,47. Tahun Pelajaran 2007/2008 rata-rata nem 7,52, tahun pelajaran 2008/2009 rata-rata nem 8,93 dan menduduki peringkat V SMP Negeri/Swasta se Kabupaten Mojokerto, tahun pelajaran 2009/2010 rata-rata nem 8,94, sehingga peringkat perolehan nem tertinggi tingkat SMP Negeri/Swasta se-kabupaten dari peringkat V menjadi peringkat IV. Kurikulum yang digunakan pada tahun pelajaran 2010/2011 adalah KTSP. Setelah SSN tahun ke-3 ini sebenarnya SMP ini sudah berancang-ancang untuk mengarah pada SBI. Hal ini sudah dilakukan antara lain dengan mengkursuskan guru-guru pada lembaga kursus Bahasa Inggris (program SSN tahun ke-1 dan ke-2). Dan juga telah melakukan uji coba implementasinya pada kelas bilingual kelas 7, 8, dan 9 sejak tahun pelajaran 2008/2009 (program SSN tahun ke-3), tapi khusus mata pelajaran MIPA.
b. Analisis Efisiensi Pendidikan
Guru di sekolah ini berjumlah 46 orang terdiri dari 40 guru negeri (tetap), dan 6 guru tidak tetap (GTT), dengan kualifikasi S2 sebanyak 5 orang, S1 sebanyak 40 orang, dan D2 sebanyak 1 orang. Ada beberapa guru yang mengajar belum sesuai dengan bidangnya. Namun demikian, karena keproporsionalan jabatan guru, maka hal tersebut tidak sampai mengganggu mutu pendidikan di sekolah ini. Sebagian besar guru sudah bisa mengoperasionalkan computer, bahkan sebagian sudah bisa mengoperasionalkan internet yang tentunya akan diikuti oleh guru-guru yang lain. Untuk peningkatan mutu guru, para guru telah dilatih metode-metode pembelajaran terkini. Salah satunya adalah Quantum Teaching. Sedangkan untuk menjaga etos kerja agar tetap tinggi, pada program SSN tahun ke-3 ini mereka semua mengikuti Pelatihan Motivasi. Untuk tenaga kependidikan/TU sekolah ini memiliki tenaga sebanyak 12 orang terdiri 6 orang berstatus PNS, 4 orang pesuruh, dan 1 orang penjaga malam dan 1 orang satpam berstatus PTT. Untuk pustakawan masih diberdayakan dari tenaga TU, sedangkan Laboran sebagian diambil dari tenaga guru (GTT). Fasilitas di sekolah ini khususnya laboratorium bahasa dan laboratorium komputer sudah ada berkat Bantuan Imbal Swadaya Tahun 2007 beserta perangkat penunjangnya. Sedangkan ruang multi media dan ruang perpustakaan dibangun dengan Bantuan Imbal Swadaya Tahun 2008. Tetapi untuk ruang ketrampilan belum ada. Namun secara umum fasilitas di sekolah ini cukup lengkap meskipun ada yang kurang sebagaimana tersebut di atas. Secara rinci fasilitas di atas dapat diutarakan sebagai berikut :
1) Ruang Kelas sebanyak 20 rombel/kelas (6, 7, 7) dengan tiap rombel 32 siswa.
2) Perpustakaan sudah relatif besar yaitu denga ukuran 8 m x 15 m dan telah dibangun dengan Block Grant BIS 2008 ditambah dana pendamping dari komite sekolah.
3) Laboratorium IPA (laboratorium Fisika dan laboratorium Biologi) sudah tersedia, dengan ditunjang perangkat kit optik, kit hidrostatis, kit listrik, dan kit mekanika ditambah dengan yang lain yang merupakan Block Grant tahun 2007.
4) Laboratorium Komputer ber-AC dengan 21 unit komputer (Dual Core) untuk siswa dan guru dengan 1 buah printer, 1 buah LCD ditambah dengan jaringan internet.
5) Laboratorium Bahasa ber-AC dengan 20 set perangkat audio.
6) Ruang Multimedia bersamaan pembangunannya dengan ruang perpustakaan. Yaitu dibangun dari Block Grant BIS 2008.
7) Ruang UKS dengan strata B-Optimal (sertifikat dari Tim UKS Kabupaten), namun masih kurang luas mengingat jumlah siswa diprediksi akan semakin bertambah.
8) Musholla dengan luas yang representatif, namun bangku untuk mengaji (dampar) masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang wajib melek Al-Qur’an.
9) Ruang Kepala Sekolah dengan 1 laptop Core 2 Duo dengan fasilitas internet baik LAN maupun Wi-Fi.
10) Ruang Guru yang luasnya sudah representatif dengan dilengkapi 1 ruang entry-data nilai dan terdapat pula 1 unit komputer Dual Core, 1 buah laptop Celeron dan 3 buah Core 2 Duo, 3 buah printer dan jaringan network/internet baik LAN maupun Wi-Fi.
Kontak
| Februari, 2012 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | |||





Pengunjung hari ini : 13
Total pengunjung : 4458
Hits hari ini : 29
Total Hits : 17329
Pengunjung Online: 5Apakah Anda setuju dengan program adiwiyata?







