Pencarian

SMPN 2 Jetis


Kategori


Berita Teratas

Komentar


Arsip Berita


Download

Sabtu, 23 April 2011 - 09:21:57 WIB
Tetampan di Trawas
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pramuka - Dibaca: 193 kali

Pada hari Sabtu tanggal 16 April 2011, sebanyak 26 murid dari SMP Negeri 2 Jetis melaksanakan tetampan di Trawas. Yang mengikuti Tetampan adalah murid yang kelas 8 yang telah Penggalang Rakit. Yang mengikuti hanya 22 anak perempuan, dan laki-lakinya hanya 4 orang. Meskipun hanya 26 murid, kami tetap melaksanakan tetampan pada hari sabtu tersebut. Kegiatan tetampan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam.

            Kami berangkat dari sekolah pukul 11.00, dan tiba di Trawas pukul13.00. Saat tiba di Trawas kami lansung mendirikan tenda kami masing-masing menurut regu. Setelah mendirikan tenda kami langsung membereskan barang-barang kami ke dalam tenda. sebelum kami melaksanakan upacara pembukaan, kami di beri istirahat selama 2 jam. Waktu itu kami gunakan untuk sholat, dan bersiap-siap untuk melaksanakan upacara pembukaan. Kakak Pembina memanggil pinru (pimpinan regu), untuk menerima sebuah pengumuman. Dan pengumumannya adalah bahwa setelah ini upacara pembukaan akan dilaksanakan, walaupun hujan turun, upacara akan tetap dilaksanakan. Akhirnya upacara pembukaanpun dilaksanakan. Setelah selesai, kakak Pembina akan mendatangi tenda kami masing-masing untuk memberi materi morse.

            Haripun sudah beranjak malam, dan adzan magribpun berkumandang, semua murid yang mengikuti tetampan segera sholat magrib berjamaah. Setelah melaksanakan sholat magrib kami berkumpul di suatu rumah untuk menerima materi tambahan dari kakak Pembina, khususnya dari Kak Gito, salah satu pembina kami. Kami diberi materi tambahan tentang Pramuka. Perkumpulan itu selesai tepat pada waktu Isya’. Kamipun segera mengambil air wudlu, dan sholat berjamaah. Selesai sholat, Kak Gito kakak pembina kami memberitahukan bahwa selesai sholat kami langsung melaksanakan kegiatan malam. Kegiatan malam tersebut di laksanakan di luar daerah di mana tempat perkemahan kami. Setelah itu setiap berkumpul di depan tenda dan diberi masukan oleh kakak pembina kita, sebelum kita melaksanakan kegiatan malam. Sebelum kami berangkat, kami di bagi menjadi 5 regu, dan  tangan kami diberi ikatan tali agar kami tidak terpisah. Sambil membawa senter kamipun akhirnya berjalan menuju beberapa pos di kegiatan malam tersebut. Di pos pertama kami bertemu dengan kakak pembina dan langsung menerima tugas, yaitu dengan memperakan beberapa gerakan yang terkait dengan PBB. Setelah menyelesaikan tugas di pos pertama, kami langsung menuju ke pos kedua yaitu mengisi SKK. Tetapi sayangnya di antara lima teman kami, 2 teman kami tidak membawa SKK, akhirnya kami semua harus dihukum push-up sebanyak 10 kali. Setelah di hukum kami diminta untuk mengikuti salah satu pembina, dan ternyata kami di bawa di suatu tempat di mana di ttempat tersebut ada 3 buah batu yang besar-besar. Satu persatu kami di minta untuk menaiki salah satu batu tersebut untuk mengucapkan satu kalimat janji dengan suara yang paling keras, agar kita bisa merubah sikap yang buruk menjadi sikap yang lebih baik. Setelah selesai mengucapkan suatu janji sambil berdiri, kami di minta untuk kembali ke tenda. Ternyata di tenda kakak pembina kami sudahj menyiapkan tumpukan kayu untuk malam api unggun. Kamipun langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan upacara penyulutsn api unggun. Setelah api unggun sudah menyala, kamipun bersenang-senang, menari, bernyanyi, intinnya kami sangat gembira. Malam ai unggunpun telah selesai kami kembali ke tenda untuk istirahat, karena pada pukul 2 pagi besok kami harus sudah bangun untuk mencari selendang yang selama ini kami inginkan. Tapi di dalam tenda kami tidah bisa tidur, karena hawanya sangat dingin sekali, dan kamipun mengobrol di tenda. Setelah kecapekan ngobrol kami, langsung terlelap dan tidur.

            Pukul 2 pagipun datang, kakak-kakak pembinapun membangunkan kami. Kami segera berkumpul di tengah lapangan. Sambil berpakaian pramuka rapi, kamipun siap berangkat untuk memperoleh selendang. Tapi sayang, pagi-pagi yang gelap ini kami tidak boleh membawa senter. Seperti biasanya kami dibagi menjadi 5 kelompok. Tapi kakak pembina memperbolehkan kita untuk memakai jaket, karena udaranya sangat dingin sekali. Akhhirnyapun kami segera berasngkat ke tujuan untuk mendapatkan selendang yang kami idam-idamkan. Sambil berjalan menuju pos tujuan kami selalu hati-hati dan tetap waspada terhadap jalan yang sedang kita lewati. Setelah sampai di pos pertama, kami diuji dengan menghafal TRI SATYA dan DASA DARMA Pramuka. Setelah menyeesaikan tugas di pos pertama, kami diberi kata sandi/kata kuncinya. Dengan kata sandi/kata kunci tersebut kami diminta untuk mencari kakak pembina yang memiliki kata sandi/kata kunci yang sama dengan kita. Setiap anak kata kuncinya berbeda-beda. Setelah kami menemukan kakak pambina yang memiliki kata sandi/kata kunci yang sama, kami diminta untuk mencari sebuah selendang di suatu tempat, di mana kakak pembina itu sudah menyiapkan tempat tersebut. Hampir 2 jam berlalu, kami semua sudah menemukan selendang masing-masing. Kamipun kembali dengan perasaan yang sangat gembira sekali sambil membawa selendang di tangan kami masing-masing. Setelah sampai di tenda kami langsung melaksanakan sholat shubuh berjamaah. Setelah selesai sholat berjamaah, kami loangsung berganti baju olah raga, dan siap langsung berkumpul di lapangan untuk olah raga pagi. Olah raga pagi itu sangat kami nikmati karena, membuat badan kami lebih menjadi relaks, dan bertenaga. Suasana yang sangat nyama, pemandangan yang sangat indah serta udara yang sangat sejuk, kami peroleh di di perkemahan kami pagi itu. Setelah selesai olah raga pagi, kami bersamaan langsung mengambil sarapan, dan lansung sarapan bersama di tenda kita masing, masing. Setelah selesai sarapan kami melanjutkan kegiatan pramukia kami yaitu menaksir pohon, tali temali, P3K, menggambar sket panorama & peta lapangan.

            3 jam berlalu, saatnya kita bersiap-siap untuk melaksanakan upacara pelantikan Tetampan. Sebelum berangkat, kami memeriksa perlengkapan pramuka lengkap dan rai, sambil menyandang tongkat. Setelah semuanya siap, kami bersama-sama menuju ke tempat di mana kita akan dilantik tetampan, yaitu kita di lantik di air terjun Dlundung, di Trawas. Sesampainya di air terjun kami langsung membuka seatu langsung turun ke permukaan air terjun. Saat upacara pelantikan tetampan di mulai, kami sangat tenang dan senang. Setelah upacara pelantikan tetampan dilaksanakan, satu persatu dari kami, dipakaikan selendang oleh kakak pembina kami. Setelah mendapatkan selendang, kami langsung bersenang-senang dan bermain air di air terjun tersebut.

            Dan yang telah kita dapatkan dari tetampan tersebut adalah, kita dapat melatih mental, menambahkan kemandirian, keseriusan dalam segala hal. Meskipun di dalam kegiatan itu kita sempat dimarahi, di hukum, kita sadar bahwa senua itu mereka lakukan untuk kebaikan kita masing-masing. Dan untuk mendapatkan selendang tersebut, kita sangat senang sekali, karena berkat kerja keras kita akhirnya kita dapat mendapatkan selendang tersebut.  



6 Komentar :

Ma'rifatul A.
15 Agustus 2011 - 14:53:30 WIB

Maju truz pramuka SPEN-Dj.....
Andi
20 Agustus 2011 - 23:17:46 WIB

Maju terus
Brow
20 Agustus 2011 - 23:18:06 WIB

Semoga sukses terus
Linda
20 Agustus 2011 - 23:18:25 WIB

Keren banget mereka
Pengen
20 Agustus 2011 - 23:18:46 WIB

pengen juga ikutan
wendi
20 Agustus 2011 - 23:19:17 WIB

Siap siaga selalu

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


Kontak




Kalender



Mei, 2012
MSSR KJS
  12345
6789101112
13141516171819
20 212223242526
2728293031  



Statistik User





023958

Pengunjung hari ini : 28
Total pengunjung : 6640

Hits hari ini : 56
Total Hits : 23958

Pengunjung Online: 5


Polling





Apakah Anda setuju dengan program adiwiyata?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Lihat Hasil Poling


Mini Chat







Nama :
Website :
Pesan